Powered By Blogger

Pengenalan Java

Sabtu, 03 Desember 2011
Sejarah Java
Java berawal dari penelitian perusahaan Sun Microsystems dengan nama sandi Green tahun 1991.
Terdapat prediksi bahwa mikroprosesor akan digunakan luas pada peralatan-peralatan elektronik.
Karena adanya bermacam tipe mikroprosesor, maka dibutuhkan sebuah bahasa pemrograman yang dapat berjalan di semua mikroprosesor,

Terciptalah sebuah bahasa pemograman baru. Oleh James Gosling, yaitu salah satu orang yang berperan besar dalam proyek tersebut, program ini diberi nama Oak. Sesuai dengan pohon Oak yang tumbuh  dan bisa dilihat melalui jendela kerjanya di Sun Microsystem.

Selang beberapa waktu kemudian, ditemukan bahwa sudah ada bahasa pemograman dengan nama Oak. Akhirnya setelah beberapa pegawai Sun mengunjungi sebuah kedai kopi, nama bahasa pemograman ini diganti dengan Java. Java merupakan salah satu jenis biji kopi yang ada di kedai tersebut, yaitu biji kopi Jawa.

Sun Microsystem mengumumkan kehadiran bahasa Java secara formal di tahun 1995. Bahasa ini mulai disambut hangat masyarakat luas seiring dengan meledaknya era internet.

Perkembangan Teknologi Java 
Saat ini Sun Microsystem membagi Java menjadi empat jenis edisi, yaitu :
  1. Java Card
  2. J2ME
  3. J2SE
  4. J2EE
Setiap Edisi Java terdiri atas dua komponen utama , yaitu :
  1. Java Aplication Program Interface (Java API)
  2. Java Run Time Environment (JRE)
Keunggulan Java
  1. Relatif Mudah Dipelajari 
  2. Mudah dikembangkan
  3. Platform Independent
Java Basic
    Java adalah sebuah bahasa pemograman yang bersifat OOP atau kata lainnya adalah Object Oriented  Programming dimana didalamnya kita harus memahami apa yang disebut dengan : 
    • Encapsulation
    • Inheritance
    • Polymorphisme
    Itu garis besarnya dasar java, supaya kita lebih paham tentang java, yuk kita liat contoh script yang sudah ada.

    contoh program java :

    Output dari program : Hello Java

    perintah "System.out.println" digunakan untuk menampilkan data

    Dalam java ada type-type variable, sebagai berikut : 
    • byte
    • short
    • int
    • long
    • float
    • double
    • char
    • String
    • boolean
    Nah, kan udah tau nih variable di java, sekarang kita pelajari cara mengdeklarasikan variabel tersebut :



    nah, kita udah deklarasikan variablenya tuh, sekarang kita isi variable itu yu.

    Selanjutnya kita akan belajar mengenai IF argument atau bisa disebut dengan IF decission atau pilihan menggunakan statement IF, dari sini kita bisa langsung paham dan mengerti, perintah ini adalah untuk melakukan operasi apabila statement tersebut terpenuhi.


    gampangkan? hehe, jadi disini akan mencetak tulisan "i sama dengan 5" jika kondisi terpenuhi, jika tidak terpenuhi maka tidak akan muncul.
    Selanjutnya mengetahui pengertian dari beberapa operator :

    • == berarti sama dengan
    • != berarti tidak sama dengan
    • <= berati lebih kecil sama dengan 
    • >= berarti lebih besar sama dengan
    • > berarti lebih besar
    • < berarti lebih kecil
    contoh penggunaan if.. else
    contoh penggunaan if bersarang atau juga bisa disebut nested if :

    Switch 
    Jika dipercabangan terdapat pilihan yang banyak, perintah switch lebih dianjurkan daripada menggunakan if. Switch lebih sering dipakai pada beberapa pilihan menggunakan satu variable sebagai penentu percabangan.

    Perulangan 
    Ada beberapa perintah yang digunakan untuk menerapkan perulangan dalam Java, antara lain:
    • While Loop
    • Do while loop
    • For Loop
    Array
    Kita sudah mempelajari bahwa setiap variable dengan tipe data primitif hanya mempunyai satu nilai saja.
    Jika programmer bekerja dengan banyak nila, tentu akan kesulitan jika harus menentukan nilai tersebut satu persatu.

    Dalam Kasus ini array sangat berguna. Dengan menggunakan array, variable dengan satu nama dapat digunakan untuk beberapa nilai sekaligus. 
    contoh program array :

    public class DemoArgs {
    public static void main(String[] angka) {
    if (angka.length < 2) {
    System.out.println("Gunakan minimal dua angka");
    System.exit(1);
    }
    int jumlah = 0;
    for (int i = 0; i < angka.length; i++) {
    jumlah += Integer.parseInt(angka[i]);
    }
    System.out.println("Hasil penjumlahan= " + jumlah);
    }
    }

    Java SWING

    • Swing adalah kit Java kedua untuk mendevelop GUI yang dikeluarkan oleh SUN
    • Dibangun di atas AWT(Abstract Windowing Toolkit) package(merupakan pengembangan dari AWT)
    • GUI didevelop menggunakan berbagai component yang diorganisasikan oleh container
    • Component Swing berinteraksi dengan user menggunakan sebuah model event listener
    Sejarah
    • Proyek dimulai akhir 1996
    • Di-develop secara aktif sejak spring 1997
    • Beta pada akhir 1997
    • Release pertama pada bulan Maret 1998 sebagai bagian dari JFC
    Swing
    • Swing adalah nama kode dari proyek yang mendevelop komponen baru. Bukan merupakan nama resmi
    • Namun nama ini lebih sering digunakan untuk menyebut komponen-komponen baru yang berhubungan dengan API
    Swing Menawarkan : 
    • kegunaan-kegunaan yang lebih berkembang
    • komponen-komponen baru
    • fitur yang lebih luas
    • event handling yang lebih baik
    • Look and feel yang bisa dipilih (Java. CDE/Motif, atau Windows look and feel)
    AWT  (ABSTRACT WINDOWS TOOLKITS)
    Abstract Window Toolkit disebut  toolkit karena didalamnya tersedia  class-class yang telah
    dirancang untuk membuat GUI. Paket AWT termasuk paket jadi untuk setiap versi Java.
    Berbeda dengan AWT, JSwing juga merupakan paket dari Java untuk merancang GUI tetapi
    paket JSwing ini merupakan paket tambahan yang harus di download secara terpisah.

    Permograman Secara Event-Driven 
    Program AWT dirancang menggunakan event dan event-handlers. Sebuah event merupakan
    aksi dari suatu komponen GUI seperti penekanan mouse (mouse clicked) , penggeseran
    mouse (mouse dragged), penekanan tomboh (key pressed), pemilihan komponen menu dan
    lain-lain.
    Sebuah objek seperti  button akan membangkitkan  event. Bila sebuah button ditekan maka
    button tersebut akan melakukan aksinya (firing the event). Aksi yang akan dilakukan oleh
    button itu akan dikerjakan oleh sebuah objek yang dikenal dengan sebutan  listener object.
    Anda sebagai programmerlah yang harus menentukan objek apa yang akan menjadi listener
    object untuk sebuah objek yang membangkitkan event. Sebagai contoh, bila anda klik mouse
    pada sebuah objek button (tombol), dan button tersebut memiliki listener object maka aksi
    dari penekanan tombol itu akan langsung dikirim ke listener object tersebut. Sebuah listerner
    object memiliki metode-metode yang menentukan apa yang akan terjadi pada saat button
    tersebut ditekan. Metode-metode ini dikenal dengan istilah event-handlers.

    Contoh Window Sederhana
    Untuk dapat menggunakan AWT diperlukan paket awt sebagai berikut:
     import java.awt.*; 
     import java.awt.event.*;
    Bila kita ingin membuat sebuah frame maka class yang akan dibuat harus menurunkan sifat
    dari class Frame. Perhatikan program berikut ini:
    import java.awt.*; 
     import java.awt.event.*; 
     public class MyFrame extends Frame 
     { 
      public void paint(Graphics g) 
      { 
       g.drawString("Frame dengan AWT", 75, 100); 
      } 
     } 


    import java.awt.*; 
     import java.awt.event.*; 
     public class TutupFrame extends WindowAdapter 
     { 
      public void windowClosing(WindowEvent e) 
      { 
       System.exit(0); 
      } 
     }

    import java.awt.*; 
     import java.awt.event.*; 
     public class FrameDemo 

     public static final int WIDTH = 300; 
     public static final int HEIGHT = 200;  
     public static void main(String args[]) 
     { 
      MyFrame mf = new MyFrame(); 
      mf.setSize(WIDTH, HEIGHT); 
      TutupFrame tf = new TutupFrame(); 
      mf.addWindowListener(tf); 
      mf.setVisible(true); 
     } 


    Penjelasan Program 
    Pada program FrameDemo diatas sebuah objek mf yang bertipe MyFrame. Melalui objek mf
    itu metode setSize dieksekusi. Metode setSize merupakan method yang diturunkan (inherite)
    dari class Frame yang berfungsi untuk menentukan ukuran dari frame yang ingin dibuat.
    Dalam hal ini berukuran lebar 300 dan tinggi 200.
    Untuk menutup window anda dapat menekan tombol X pada sudut kanan atas frame. Ketika
    anda menekan tombol tersebut, frame mengerjakan  event dan  event  mengirimkan aksi
    tersebut ke listener object. Dalam hal ini sebuah listener object dibuat dengan nama tf bertipe
    class TutupFrame yang menurunkan sifat dari class WindowAdapter (lihat class FrameDemo
    baris ke 11).  Untuk lebih jelas tentang class WindowAdapter lihat dokumentasi Java.
    setVisible juga merupakan method yang telah didefine dalam class Frame. Akibat dari
    statement  mf.setVisible(true) adalah membuat frame menjadi terlihat dilayar. Jika parameter
    false yang dikirim maka frame tidak akan telihat dilayar tetapi ada dalam memory

    Komponen AWT Yang Lain 
    Pada contoh berikut ini class yang digunakan tidak  hanya Frame, tetapi juga class Panel,
    Button, Rectangle, Graphics dan beberapa interface  seperti interface ActionListener dan
    MouseMotionListener.

    Netbeans
    Cara Instal Netbeans
    1. Jalankan aplikasi netbeans yang ada dalam CD,
    2. Klik tombol Next untuk melanjutkan instalasi
    3. Aktifkan I accept the terms in the license agreement lalu klik tombol Next.
    4. klik tombl Next untuk melakukan instalasi pada folder yang telah ditentukan secara otomatis.
    5. Masukkan password yang akan digunakan pada server Web GlassFish. Klik tombol Next kemudian Next lagi.
    6. klik tombol install untuk mulai melakukan instalasi.
    7. tunggu hingga instalasi selesai.
    8. klik tombol Finish. Maka Netbeans telah selesai diinstal.

    ECLIPSE
    Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:

    • Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X.
    • Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C++, Cobol, Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya.
    • Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.

    Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang dinamakan plug-in.

    0 komentar:

    Posting Komentar